::

Navbar Bawah

Search This Blog

Showing posts with label linux. Show all posts
Showing posts with label linux. Show all posts

Thursday, 4 September 2014

Cara Ganti Thema Di Kali Linux Keren


Tadi sudah share cara membuat autologin dikali linux, sekarang saya mo share lagi cara mengganti thema standart/defauld di kali linux. tanpa banyak basa basi lagi kita langsung ke caranya saja, dah capek ngetik :v
Pertama yang harus kita sediakan adalah internet, ya internet karena kita akan menginstal secara online.
Silakan sobat download dulu gnome tweak tool dengan cara:
Buka terminal kali linux kesayangan sobat.
  • ketikan perintah ini di terminal yang sobat buka tadi, apt-get install gnome-tweak-tool Lalu enter Lihat gambar.
  • Setelah terinstall silakan sobat buka gnome tweak tool dengan mengetikan perintah gnome-tweak-tool diterminal sobat bukan di terminal saya ya hikhikhik... :v lihat gambar.

  • Pada gambar diatas setelah kita mengetikan gnome-tweak-tool di terminal maka applikasi gnomenya langsung terbuka.
Ok sobat cyberbintauna sebagai contoh saja disini saya akan mengganti thema default kali linux dengan thema darkmint-master. thema ini bisa sobat download langsung dari website resminya disini.
 Coba sobat perhatikan ada 2 tombol download yang terlihat, artinya kalo tombol download yang paling atas tu thema Darkmint yang v.1.3 dan yang paling bawah itu thema Darkmint yg sudah direvisi lagi/update. hanya sekedar saran saja dari saya download saja yang paling bawah.

setelah sobat mendownload thema Darkmint-master silakan sobat extract dulu dengan mengetikan perintah "unzip namafile.zip" (tnpa tanda kutip).
Dan selanjutnya sobat copy folder hasil extract file zip tadi ke /usr/share/themes (lihat gambar)


Yang terakhir sobat lakukan adalah mengaktifkan thema Darkmint-master yang sobat copy tadi ke dir themas dengan cara membuka kembali gnome tweak tool lalu menyetingnya ke thema darkmint master. lihat gambar.

Terakhir dari saya, terima kasih sudah mengunjungi blok saya ini, kalo ada masukan atau saran yang bisa membangun blog ini silakan email langsung ke saya atau sobat bisa langsung meninggalkan komentar dibawah postingan ini.
Read More --►

Cara Membuat Auto Login Di Kali Linux Lengkap Beserta Gambar

assalamualaikum dan slamat siang sobat cyberbintauna.
pada kesempatan siang hari ini saya akan  memberikan satu sedikit tutorail bagaimana membuat kali linux kita menjadi auto login, jadi saat kita ingin masuk ke desktop kali linux, kita tidak perlu lagi memasukan user dan password. tutorial ini mungkin bagi yang sudah tau pasti dianggap jadul, tapi dikarenakan ada sobat yang menanyakan bagaimana membuat auto login dikali linux maka saya sempatkan untuk membuat tutorialnya. berikut cara-caranya sobat cyberbintauna :

1. Buka Terminal kali linux kesayangan sobat. 
    Lalu Ketikan Perintah ini : leafpad /etc/gdm3/daemon.conf



2.  Setelah leafpadterbuka, cari kata seperti berikut ini:
Kemudian hilangkan tanda pagar (#) didepan AutomaticLoginEnable = true, AutomaticLogin = root
menjadi seperti gambar dibawah ini:
3. save file daemon.conf yang sudah di edit.

Jika ada user lain selain root, maka sobat cyberbintauna tambahkan tanda pagar (#) di depan
AutomaticLoginEnable dan AutomaticLogin, dibawah tulisan
# Reserving more VTs for test consoles (default is 7)
#  FirstVT = 9

 seperti gambar dibawah ini:
4. Periksa kembali yang sudah sobat edit tadi apa sudah benar atau belum, kalo sobat sudah yakin yang di edit sama persis dengan tutorial yang saya berikan ini silakan sobat klik file lalu di save.

5. Silakan sobat restart kali linux sobat dan buktikan sendiri autologinnya :v


Kalo kurang jelas bisa tonton video tutorialnya:
Read More --►

Sunday, 27 July 2014

Download Thema Skinpack Mac OS X Lion Untuk Windows 7

 

Sudah bosan dengan tampilan windows 7 yang pada umumnya begitu-begitu saja? skrang waktunya sobat cyberbintauna untuk mencoba software yang satu ini, nama softwarenya sobat bisa baca di judul postingan di atas.
Skinpack ya skinpack merupakan sebuah bundlean dari sebuah tema yang kongkret dimana didalamnya sudah diisi bukan hanya tema secara mendasar, juga memberikan tranformasi dari segi tampilan yang akan menyuguhkan sesuatu yang baru yang sangat berbeda jauh dari tampilannya semula. Pada postingan kali ini saya akan share skinpack yang bagus yang bisa sobat gunakan untuk windows 7 kesayangan sobat, Namanya MAC OS X LION. Alasan mengapa saya lebih memilih skinpack yang satu ini adalah karena saya sangat menyukai tampilanya yang minimalis namun terlihat mewah. Dan software ini juga berjalan mulus di spec komputer saya, ini spec komputer saya.

Jika sobat juga tertarik untuk menggunakan Tema Mac Os X Lion ini di Windows 7 sobat berikut ini saya akan share link softwarenya biar sobat bisa mendownloadnya juga Jika dimintai password silkan isi passwordnya dengan cyberbintuna.
Untuk cara pemasanganya mudah ko, pasti sobat akan ngerti sendiri, kalo ngga ngerti juga bisa langsung menanyakan di kolom komentar artikel ini, atau juga bisa PM saya langsung Di Facebook.

Read More --►

Thursday, 13 March 2014

Cara mengganti Nama root dan bt di terminal backstrack

Jika sobat ingin mengubah nama  root@bt:~# di backtrack gampang, sobat hanya perlu merubah ini lewat file .bashrc .
berikut tutornya.
pertama sobat buka dulu terminal bt lalu ketikan perintah ini di terminal bt

root@bt:~# gedit .bashrc

Maka akan terbuka file .bashrc buat ngedit root@bt nya.

Selanjutnya sobat cari code ini \u@\h setau saya ada tiga code itu di file .bashrc
kalo udah ketemu silakan sobat ganti ketiganya se suka sobat, di contoh ini saya mengganti dengan nama localhost@linux.
keterangan :
\u adalah root
\h adalah bt


Hasil dari yang kita edit tadi.

Semoga bermanfaat buat sobat skalian :v

Read More --►

Tuesday, 11 March 2014

Kumpulan Video Hacking Dengan Backtrack


slamat malam sobat Cyberbintauna, pada kesempatan kali ini saya mau berbagi kumpulan video hacking with backtrack. Dan disini saya hanya ingin share link nya saja yang saya dapatkan langsung dari kamar resmi backstrak indonesia.


ini saya kasih daftar isinya (berbagai macam tutor hacking with BT)

 Episode 1 – Network Hacking – Arp Poisoning
 Episode 2 – Wireless Hacking – kracking WEP
 Episode 3 – Wireless Hacking – DeAuth
 Episode 5 – Lock Picking – Bump Key
 Episode 6 – Phone Phreaking – Beige Box
 Episode 7 – Phone Phreaking/Network Hacking – Sniffing VOIP
 Episode 8 – Lock Picking – DIY Padlock Shims
 Episode 9 – Lock Picking – Mult-Disc Combo Locks
 Episode 10 – Hacking Basics – MD5
 Episode 11 – Website Hacking – Sql Injection
 Episode 12 – Hacking Basics – Backtrack
 Episode 13 – Website Hacking – XSS
 Episode 14 – Staying Secure – SSH Tunnel
 Episode 15 – Modding – Xbox Softmod
 Episode 16 – Wireless Hacking – kracking WPA
 Episode 17 – Triple Boot – Windows, Backtrack, & Ubuntu
 Episode 18 – Local Password kracking
 Episode 19 – Lock Picking Basics
 Episode 20 – Ettercap
 Episode 21 – XSS Tunnel
 Episode 22 – Playstation 2 Softmod
 Episode 23 – kracking WEP Update
 Episode 24 – Bypass Hotspot’s Access Controls

Underground – Install Backtrack 3 on USB
 Underground – CSRF(Cross Site Request Forgery)
 Underground – Alternate Data Streams
 Underground – Local File Inclusion
 Underground – Windows Privilege Escalation
 Underground – Bluetooth Hacking
 Underground – VMWare
 Underground – Fix Google Mail Enumerator
 Underground – Home Made Lock Picks
 Underground – Downfalls of Anti-Virus Software Part 2
 Underground – Downfalls of Anti-Virus Software
 Underground – Evilgrade
 Underground – Trojan Basics
 Underground – Manipulating Windows User Accounts
 Underground – Combine Files
 Underground – Password Phishing
 Underground – Windows SMB Relay Exploit
 Underground – Application Patching
 Underground – Metasploit Autopwn
 Underground – Email Spoofing
 Underground – Introduction
 Extracting Database Information from Information_Schema
 FPGA MD5 kracker
 Arduino ARP Cop
 Email Injection
 Ping of Death
 DNS Spoofing with Virtual Hosts
 Bypass Cisco Clean Access & Cisco NAC Appliance
 Dual Boot – Windows & Backtrack
 Sql Injection Challenge How-to
 How to use Intel Pro/Wireless 3945ABG in Backtrack 2
 Local Privilege Escalation Vulnerability in Cisco VPN Client
 


Dan ini linknya silakan di comot dimari...

 http://rapidshare.com/files/327331770/BacktrackTut.part01.rar
 http://rapidshare.com/files/327327365/BacktrackTut.part02.rar
 http://rapidshare.com/files/327327660/BacktrackTut.part03.rar
 http://rapidshare.com/files/327323828/BacktrackTut.part04.rar
 http://rapidshare.com/files/327333876/BacktrackTut.part05.rar
 http://rapidshare.com/files/327327535/BacktrackTut.part06.rar
 http://rapidshare.com/files/327324000/BacktrackTut.part07.rar
 http://rapidshare.com/files/327322929/BacktrackTut.part08.rar
 http://rapidshare.com/files/327326376/BacktrackTut.part09.rar
 http://rapidshare.com/files/327325818/BacktrackTut.part10.rar
 http://rapidshare.com/files/327332866/BacktrackTut.part11.rar
 http://rapidshare.com/files/327325790/BacktrackTut.part12.rar
 http://rapidshare.com/files/327332469/BacktrackTut.part13.rar
 http://rapidshare.com/files/327326886/BacktrackTut.part14.rar
 http://rapidshare.com/files/327329050/BacktrackTut.part15.rar
 http://rapidshare.com/files/327325280/BacktrackTut.part16.rar
 http://rapidshare.com/files/327322054/BacktrackTut.part17.rar
 http://rapidshare.com/files/327325142/BacktrackTut.part18.rar
 http://rapidshare.com/files/327332579/BacktrackTut.part19.rar
 http://rapidshare.com/files/327322451/BacktrackTut.part20.rar
 http://rapidshare.com/files/327328912/BacktrackTut.part21.rar
 http://rapidshare.com/files/327322253/BacktrackTut.part22.rar
 http://rapidshare.com/files/327323003/BacktrackTut.part23.rar
 http://rapidshare.com/files/327323169/BacktrackTut.part24.rar
 http://rapidshare.com/files/327331616/BacktrackTut.part25.rar
 http://rapidshare.com/files/327331008/BacktrackTut.part26.rar
 http://rapidshare.com/files/327329830/BacktrackTut.part27.rar
 http://rapidshare.com/files/327330886/BacktrackTut.part28.rar
 http://rapidshare.com/files/327330201/BacktrackTut.part29.rar
 http://rapidshare.com/files/327329675/BacktrackTut.part30.rar

Semoga bermanfaat buat sobat semuanya
eits, ingat dosa di tanggung penumpang :v

Read More --►

Tuesday, 21 January 2014

Cara Menggunakan Symlink di Linux

Ada suatu cara yang bisa digunakan untuk mempermudah pengaksesan folder atau file dalam suatu direktori. Cara tersebut adalah penggunaan symbolic link atau disingkat symlink. Hampir sama seperti shortcut tapi dengan mekanisme yang sedikit berbeda. Pada edisi kali ini kita akan berkenalan lebih dekat dengan symlink dan penerapannya pada distro Linux.

 

Apa itu Symbolic link?

 

Symbolic link atau symlink merupakan file dengan tipe khusus yang berisi referensi kepada file lain atau direktori dalam bentuk absolute path atau relative path. Ada dua bentuk symlink: hard dan soft. Soft symlink pada dasarnya hampir sama dengan shortcut. Ketika kita membuka soft link, kita akan diarahkan ke folder tempat file sesungguhnya disimpan. Sedangkan hard link, file atau folder yang dimaksud muncul di lokasi hard link seakan-akan file tersebut berada di lokasi yang sama dengan hard link. Informasi lebih lengkap tentang symlink dapat kita baca di Wikipedia tentang symbolic link.

 

Manfaat Symbolic Link

 

Beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan dari penggunaan symbolic link adalah sebagai berikut:
  • Memudahkan pengaksesan file penting dari berbagai lokasi direktori.
  • Efisiensi dalam pengelolaan data.
  • Menghemat ruang hard disk karena tidak perlu meng-copy file dari lokasi asal ke lokasi yang lebih mudah di akses.

 

Menggunakan Symbolic Link di Distro Linux

 

Linux sendiri sudah mengikutsertakan symlink di dalamnya sehingga tidak perlu lagi melakukan instalasi aplikasi terkait symlink. Symlink dapat dibuat dengan perintah di terminal dan percobaan kali ini saya menggunakan Ubuntu 12.04. Perintah symlink ini juga bisa diterapkan pada distro lainnya.
Bentuk perintah umumnya adalah sebagai berikut:


1
ln -s folder_path link_path
Misalkan kita ingin membuat symlink folder Pictures pada folder Desktop. Perintahnya menjadi sebagai berikut:
Create Symlink

Create Symlink

ln -s /home/username/Pictures/ /home/username/Desktop/
Ganti username dalam path dengan username milik Anda dan kita sudah berhasil membuat symlink untuk folder Pictures. Pada direktori Desktop terlihat sebuah symlink yang merujuk pada direktori Pictures.
Symlink Folder

Symlink Folder
Folder tersebut berisi kumpulan file yang sama dengan folder Pictures di direktori aslinya.
Symlink Content
Symlink Content

Menghapus Symbolic Link

Untuk menghapus symlink yang telah dibuat, cukup gunakan salah satu dari perintah di bawah ini.

1
2
3
rm link_path
unlink link_path
Misalkan kita akan menghapus symlink Pictures pada direktori desktop tadi, maka perintahnya menjadi sebagai berikut:

1
unlink /home/username/Desktop/Pictures
Unlink
Unlink

Penutup

Sebagai catatan jangan membuat symlink dalam symlink yang sudah ada karena dapat menyebabkan loop yang memungkinkan untuk munculnya masalah sistem. Terlepas dari itu, symlink dapat menjadi salah satu metode pengelolaan data yang baik di distro Linux. Semoga bermanfaat.
Read More --►

Wednesday, 11 December 2013

Linux Bikin Pusing ?

Pertama Kali bertemu linux jangan berharap memiliki kemiripan dengan jendela.
survei membuktikan sebagian pengguna jendela langsung illfeel liat linux, kenapa?
karena memang banyak sekali perbedaan  yang mendasar. diantaranya adalah:

  1. Duh Password Lagi Password Lagi..!!!

    Password merupakan keamanan paling mendasar dalam sebuah system, namun password adalah hal yang paling menjengkelkan bagi semua orang.
    jadi anda jangan pernah bosan ketika setiap waktu selalu memasukan password,karena hal ini menjadi sebuah kebiasaan yang baik dalam menjaga keamanan data anda.

  2. "Drive C:" gak ada di linux

    Pengaturan file dan directory di linux sangatlah berbeda dengan windows. Pada Windows file dan directory dipisahkan berdasarkan stroge. Contoh:
    Drive A: Menandakan diskdrive floppy
    Drive C: Untuk hardisck pertama
    Drive D: Untuk hardisk kedua
    Drive E: Untuk CD ROM dan sebagainya.
    Karena struktur dan file directory yang berbeda sehingga tidak ada drive A: C: D: E Di linux.
    Dan ternyata hal ini membawa tanda tanya cukup besar bagi pendatang baru. linux hanya mengenal sebuah directory yang menjadi ibu semua directory yang biasa disebut dengan root directory, dan di tandai dengan simbol /. selanjutnya semua file dan directory lainya berada di bawah directory /.
    Untuk mengakses CD ROOM, FLOPPY dan DEVICE lainya linux menyediakan tempat sendiri berupa sebuah directory /media atau /mnt.

  3. Virus ngga mempan di Linux

    Sebenarnya banyak alasan, namun hal yang paling mendasar adalah perbedaan filesystem dan linux tidak memiliki kemampuan untuk mengeksekusi file berextensi .EXE. karena di linux tidak mengenal extention dalam menjalankan file. misal file.jpg dapat dijalankan jika file tersebut memiliki hak untuk exexute, biasanya di tandai dengan huruf "X".
    Dalam Linux juga dikenal dengan system multiuser,dimana hak, berkas, session dan penggunaan desktop berbeda setiap usernya. maksudnya ketika seorang user terkena virus, maka virus tersebut hanya akan menyerang user tersebut, dan tidak dapat menginfeksi directory yang lain.

Read More --►

Friday, 1 November 2013

Beberapa Command Dasar Backtrack

[Image: mac+1.PNG]

Bagi para pengguna backtrack yg udh biasa, pasti sdh tidak asing dengan command ini.. Tapi buat yg baru dalam backtrack, pasti ini sangat merepotkan jika command ini tidak di ketahui.

[*] Login
Username root password toor > default user pada backtrack, saran ane setelah login langsung ganti password dengan command
root@bt:~# passwd
kemudian masukkan password baru

[*] Memperbaiki tampilan splash:
root@bt:~# fix-splash

[*] Memulai X-server (Desktop GUI)
root@bt:~# startx

[*] networking
untuk memulai networking biasanya menggunakan WICD tpi sebelumnya ketik dulu di console:
root@bt:~# /etc/init.d/wicd start
lalu klik :
menu > internet > wicd netwok manager

setting ip dynamic,
root@bt:~# dhclient
-- interface disini bisa saja eth0 atau eth1

Setting IP static
misalnya :
interface - eth0
IP Address - 192.168.1.9/24
Default Gateway - 192.168.1.1
DNS server - 192.168.1.1
maka perintah yang digunakan adalah :

root@bt:~# ifconfig eth0 192.168.1.9/24
root@bt:~# route add default gw 192.168.1.1
root@bt:~# echo nameserver 192.168.1.1 > /etc/resolv.conf

settingan ini akan kembali default bila di reboot, untuk menjadikan permanen maka kita perlu meng-edit file /etc/network/interfaces,

root@bt:~# nano /etc/network/interfaces

auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.9
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.255
gateway 192.168.1.1

kemudian save dengan menggunakan perintah CTRL+X kemudian jawab y kemudian enter

root@bt:~# update-rc.d networking defaults
root@bt:~# /etc/init.d/networking restart

[*] Memulai service di BT :
SSH (Secure Shell)
sebelum menjalankan service ssh unutk pertama kali, kita perlu meng-generate key nya jalankan perintah:
root@bt:~# sshd-generate
root@bt:~# /etc/init.d/ssh start
Starting OpenBSD Secure Shell server: sshd.

untuk menghentikan service :
root@bt:~# /etc/init.d/ssh stop
Stopping OpenBSD Secure Shell server: sshd.
apache webserver
root@bt:~# /etc/init.d/apache2 start
atau bisa jg dengan perintah

root@bt:~# service apache2 start
* Starting web server apache2

atau :
root@bt:~# apache2ctl start

untuk menghentikan service :

root@bt:~# /etc/init.d/apache2 stop

atau :
root@bt:~# service apache2 stop

atau :
root@bt:~# apache2ctl stop
MySQL
untuk memulai bisa menggunakan perintah :
root@bt:~# /etc/init.d/mysql start

atau:
root@bt:~# start mysql

untuk menghentikan :
root@bt:~# /etc/init.d/mysql stop

atau :
root@bt:~# stop mysql
Read More --►

Wednesday, 30 October 2013

Cara Install Kali Linux Pake VMware

Asssalamualaikum kawan ,apakah kalian pernah nyobain linux? atau belum tau linux itu apa? Coba baca disini, :D
Oke langsung saja ke topik sesuai judul yang saya kasih dipostingan kali in, untuk yang belum download OS kali linuxnya,monggo tembus dulu nih dimari bro.

nah kalo udah di download, download lagi software yang satu ini, software ini untuk membuka OSnya, yaitu VMware, kalo gk pake ini takutnya ntar pas instalasi salah format, jadi kehapus tuh hardisknya :v
Oke langsung Download aja nih Softwarenya langsung download dari link resminya aja biar aman dari itu tu wkwkwkw dimari
kalo udah,yok mari ke TKP :D

Langkah Langkahnya,Maaf Kalo Berantakan, SSnya pake text ama gui :3
Untuk yang belum tau,saya share lagi.. :D
  1. Buka dulu VMware Workstationnya :D
  2. Pilih Typical (Disarankan) lalu Next aja
  3. Lalu Ikutin kaya gambar di bawah : 
  4. Pilih Linux aja dan bawahnya Biarkan ubuntu.. terus next aja
  5. Beri nama Kali Linux aja, terus next lagi..
  6. Biarkan saja 20 GB,next aja.. kalo udah Finish.. :D
  7. Otomatis akan memulai loading kali linuxnya.. :) Kalo Belum Liat Kaya gambar di bawah : 
  8. Nah sekarang tahap instalasi.. :D Pertama Pilih Install atau Graphical Install (Sama saja)
  9. Tunggu Hingga proses loading selesai.. 
  10. Isi Hostname Bebas/Terserah ,kalau sudah continue aja.. :D 
  11. Isi Root Password Terserah ,itu untuk login saat startup Kali linuxnya lalu continue kalau sudah :D 
  12. Tunggu loading Date/Time. 
  13. Pilih Sesuai daerah kamu.. :D 
  14. Saat masuk di menu ini,Pilih : "all files on one partition" terus Continue : 
  15. Pilih : "Finish partitioning and write changes to disk"
  16. Nah Di bagian ini Yes Aja terus continue.. 
  17. HTTP proxy kosongin aja. Continue 
  18. "Install the grub boot loader on hard disk" Pilih Yes Lagi :3 
  19. Tunggu sampai Instalasi Complete.. (Lumayan Lama Harap Bersabar) kalo udah complete ntar kaya gambar yang di bawah :D
     
  20. Jika sudah Continue saja,System akan restart dgn sendirinya..
  21. Saatnya login :3 
  22. Dah masuk.. :D 
Semoga Bermanfaat tutorialnya kawan.. :D
Maaf kalo tutornya masih acak acakan,maklum dah ngantuk :v
Read More --►

Sunday, 21 July 2013

Instalasi OpenVPN server di Centos 5 Atau 6

Kali ini saya akan berbagi pengetahuan mengenai cara install openvpn pada linux centos 5 atau 6. Tutorial ini sudah saya terapkan di server saya dan berjalan dengan lancar tidak ada kendala sama sekali. Untuk lebih mudahnya dalam instalasi dan setting kami sarankan anda paham dengan system operasi linux, minimal tau command-command dasar linux. Berikut step by step nya :
Langkah awal pastikan dev tun anda aktif.
cat /dev/net/tun
Jika terdapat pesan seperti dibawah ini maka dapat di pastikan dev tun anda aktif.
cat: /dev/net/tun: File descriptor in bad state

Install packet dasar dulu bro.
yum install gcc make rpm-build autoconf.noarch zlib-devel pam-devel openssl-devel -y
Download LZO RPM dan Configure RPMForge Repo:
wget http://openvpn.net/release/lzo-1.08-4.rf.src.rpm
Paket 32bit :
CentOS 5:
wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el5.rf.i386.rpm
CentOS 6:
wget http://pkgs.repoforge.org/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.3-1.el6.rf.i686.rpm
Paket 64bit :
CentOS 5:
wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el5.rf.x86_64.rpm
CentOS 6:
wget http://pkgs.repoforge.org/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.3-1.el6.rf.x86_64.rpm
Build paket RMP nya:
rpmbuild --rebuild lzo-1.08-4.rf.src.rpm
rpm -Uvh lzo-*.rpm
rpm -Uvh rpmforge-release*
Install OpenVPN:
yum install openvpn -y
Copy file easy-rsa ke folder /etc/openvpn/:
cp -R /usr/share/doc/openvpn-2.2.2/easy-rsa/ /etc/openvpn/
**CATATAB** bila terjadi error seperti berikut
cannot stat `/usr/share/doc/openvpn-2.2.2/easy-rsa/’: No such file or directory
silahkan di cari sendiri folder easy-rsa nya, biasanya di directory /usr/share/doc/openvpn
atau anda bisa juga mendownload file tersebut di:
wget https://github.com/downloads/OpenVPN/easy-rsa/easy-rsa-2.2.0_master.tar.gz
Extract the package:
tar -zxvf easy-rsa-2.2.0_master.tar.gz
Copy to OpenVPN directory:
cp -R easy-rsa-2.2.0_master/easy-rsa/ /etc/openvpn/
Untuk CentOS 6 ada sedikit modifikasi di file /etc/openvpn/easy-rsa/2.0/vars edit di bagian:
 export KEY_CONFIG=`$EASY_RSA/whichopensslcnf $EASY_RSA`
Menjadi :
export KEY_CONFIG=/etc/openvpn/easy-rsa/2.0/openssl-1.0.0.cnf
Lalu save.
Sekarang saatnya membuat certifikasi :
cd /etc/openvpn/easy-rsa/2.0
chmod 755 *
source ./vars
./vars
./clean-all
Build CA:
./build-ca
Country Name: silahkan di isi atau tekan enter saja
State or Province Name: silahkan di isi atau tekan enter saja
City: silahkan di isi atau tekan enter saja
Org Name: silahkan di isi atau tekan enter saja
Org Unit Name: silahkan di isi atau tekan enter saja
Common Name: server hostname
Email Address: silahkan di isi atau tekan enter saja
Build key server:
./build-key-server server
hampir sama dengan build ca cuman ada perbedaan sedikit
Common Name: server
A challenge password: abaikan saja (kosongin)
Optional company name: silahkan di isi atau langsung tekan enter
sign the certificate: y
1 out of 1 certificate requests: y
Build Diffie Hellman (tunggu sampe proses selesai):
./build-dh
Sekarang bikin config file :
touch /etc/openvpn/server.conf
Isi sebagai berikut di file server.conf:
port 1194 #- silahkan di ganti sesuai selera
proto udp #- untuk gretonger pake port tcp
dev tun #- bisa tun atau tab
tun-mtu 1500
tun-mtu-extra 32
mssfix 1450
reneg-sec 0
ca /etc/openvpn/easy-rsa/2.0/keys/ca.crt
cert /etc/openvpn/easy-rsa/2.0/keys/server.crt
key /etc/openvpn/easy-rsa/2.0/keys/server.key
dh /etc/openvpn/easy-rsa/2.0/keys/dh1024.pem
plugin /usr/share/openvpn/plugin/lib/openvpn-auth-pam.so /etc/pam.d/login
client-cert-not-required
username-as-common-name
server 10.10.10.0 255.255.255.0
push "redirect-gateway def1"
push "dhcp-option DNS 8.8.8.8"
push "dhcp-option DNS 8.8.4.4"
keepalive 5 30
comp-lzo
persist-key
persist-tun
status 1194.log
verb 3
Lalu save.
Sebelum menjalankan openvpn kita disable dulu  SELinux karena sering bermasalah dengan openvpn jika menggunakan multipe config:
echo 0 > /selinux/enforce
Cara di atas hanya temporary disable SELinux na, ketika reboot harus set ulang. Untuk membikin otomatis maka perlu kita edit di file /etc/selinux/config :
SELINUX=enforcing
Menjadi :
SELINUX=disabled
Ketika sistem reboot maka SELinux otomatis susah ke disable.
Now lets start OpenVPN:
service openvpn restart
silahkan cek dulu di /var/log/messages jika terdapat error seperti ini:
PLUGIN_INIT: could not load plugin shared object /usr/share/openvpn/plugin/lib/openvpn-auth-pam.so: /usr/share/openvpn/plugin/lib/openvpn-auth-pam.so: cannot open shared object file: No such file or directory
Then this is because the latest OpenVPN package doesn’t include this file (which is reported to be fixed soon) silahkan donwload pam file berikut:
wget http://safesrv.net/public/openvpn-auth-pam.zip
lalu extrax :
unzip openvpn-auth-pam.zip
Pindahkan ke OpenVPN directory:
mv openvpn-auth-pam.so /etc/openvpn/openvpn-auth-pam.so
Sesuaikan setingan di server.conf menjadi seperti ini:
plugin /etc/openvpn/openvpn-auth-pam.so /etc/pam.d/login
Restart OpenVPN dan mudah-mudahan berjalan lancar :
killall -9 openvpn
service openvpn restart
Openvpn server sudah selesai instalasi tapi perlu kita tambahin iptables supaya dapat kita akses dari luar:
Enable IP forwarding. Edit file /etc/sysctl.conf and set ‘net.ipv4.ip_forward’ menjadi 1.
net.ipv4.ip_forward = 1
Ketik berikut untuk update :

sysctl -p
Route Iptables:
Rule berikut untuk vps baik itu xen dan KVM based VPS’s:
iptables -t nat -A POSTROUTING -s 10.10.10.0/24 -o eth0 -j MASQUERADE
OpenVZ iptable rules:
iptables -t nat -A POSTROUTING -o venet0 -j SNAT --to-source 123.123.123.123
And
iptables -t nat -A POSTROUTING -s 10.10.10.0/24 -j SNAT --to-source 123.123.123.123
dalam hal ini ip public saya misal 123.123.123.123 (silahkan di ganti menurut server anda).
Jika menggunakan CSF di server OpenVPN anda untuk membuka port (contoh port vpn saya 1194) lewat  firewall silahkan tambahin di file /etc/csf/csfpre.sh.
iptables -A FORWARD -m state --state RELATED,ESTABLISHED -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -s 10.10.10.0/24 -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -j REJECT
iptables -t nat -A POSTROUTING -s 10.10.10.0/24 -o eth0 -j MASQUERADE
iptables -t nat -A POSTROUTING -j SNAT --to-source 123.123.123.123
Atau anda juga bisa mencoba menggunakan rule beritu :
iptables -t nat -A POSTROUTING -s 10.10.10.0/24 -o eth0 -j MASQUERADE
iptables -A FORWARD -i tun0 -o eth0 -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -i eth0 -o tun0 -j ACCEPT
IP 123.123.123.123 hanya sebagai contoh, silahkan ganti sesuai ip public server anda.
Read More --►

Install Bahasa Indonesia di Ubuntu 13.04

Ubuntu telah mendukung bahasa Indonesia, sehingga kita dapat menginstalnya sebagai bahasa antarmuka pengguna. Untuk menginstal bahasa Indonesia di Ubuntu 13.04, silahkan ikuti langkah-langkah berikut :
1. Dari Dash, buka Language Support


2. Klik Install/Remove Languages…


3. Klik pada Indonesia dan kemudian klik tombol Apply Changes


4. Drag Bahasa Indonesia (Indonesia) dari bawah ke atas, klik Apply System-Wide, kemudian close


5. Restart dan login lagi ke Ubuntu. Anda dapat melihat sekarang bahkan halaman login Ubuntu sudah berubah menjadi bahasa Indonesia


6. Di Ubuntu Desktop akan ada jendela keluar seperti di bawah ini. centang aja Jangan tanyakan Lagi, kemudian klik tombol Perbarui Nama.


7. Periksa Ubuntu dan aplikasi lain seperti Nautilus, LibreOffice, Inkscape, mereka sudah menggunakan bahasa Indonesia sekarang.


Selamat Mencoba.


Read More --►

Cara Menginstall BackTrack 5 r3 Dual Boot Dengan Windows

Sebelum kita mulai kita harus mengosongkan satu partisi yang akan kita tempatkan untuk menginstall BackTrack ini minimal 20 GB biar ada ruang yang digunakan untuk menginstall aplikasi-aplikasi kebutuhan kita, karena File System besarnya mencapai 11 GB.
Oke pertama-tama siapkan dulu CD BackTrack 5 r3 atau bisa juga menggunakan Flashdisk sebagai pengganti CD. Kalau belum punya silahkan download aja langsung dari situs resminya disini dan cara downloadnya disini sedangkan cara booting melalui Flashdisk disini.
Oke setelah semuanya kelar masukkan CD Installer atau kalau menggunakan flashdisk colokkan flashdisknya. Lalu booting melalui CD/Flashdisk. Lalu tunggu sebentar sampai keluar tulisan "boot" lalu tekan Enter setelah itu tunggu lagi sampai keluar seperti gambar berikut :

Setelah keluar tampilan seperti diatas pilih saja "BackTrack Text - Default Boot Text Mode" atau yang paling atas kemudian tunggu sebentar sampai keluar tampilan berikut :

Kemudian ketikkan "startx" tanpa tanda petik seperti gambar diatas lalu tekan enter. dan tunggu lagi sampai prosesnya selesai.

dan munculah tampilan seperti diatas. Di klik saja.

di klik lagi.

atur lokasi sesuai dengan waktu ditempat anda bila anda berada di wilayah WIB pilih saja "Indonesia (Jakarta)" jika WIT pilih "Indonesia (Pontianak)" dan jika WITA pilih saja "Indonesia (Makassar)" lalu forward.

dibiarkan saja klik forward lagi.


lalu pilih saja "Specify partitions manually (advanced)" supaya kita yang akan menentukan di partisi mana kita akan menginstallnya. oke forward lagi.


nah disini kita akan menentukan di partisi mana kita akan menginstallnya. seperti gambar diatas, saya sudah mengosongkan satu partisi. oke sekarang klik saja "Add" kemudian keluar tampilan seperti berikut :


dibagian 'Type for the new partition' pilih saja "Logical" dan di 'Location for the new partition' pilih saja "End" supaya partisinya berada di paling akhir karena kalu kita pilih "Beginning" partisinya akan berada di paling awal, di bagian 'Use as' pilih "Ext4 journalling file system" karena kalau kita menggunakan "NTFS" backtracknya tidak akan bisa booting, sebab file system Linux dengan Windows itu berbeda tidak sama seperti Windows yang menggunakan format "NTFS". kemudian pada 'Mount point' pilih saja "/" supaya bootingnya bisa lancar dan bisa langsung dual boot dengan Windows. klik OK dan klik forward lagi.


dicentang saja seperti gambar diatas kli forward lagi.


klik Continue.


langsung klik Install.


dan tunggu sampai prosesnya selesai setelah selesai klik saja Restart biar langsung bisa dicoba tanpa menggunakan Live CD.

 
Read More --►